Kamis, 22 Oktober 2009

Aplikasi Desktop Publishing dibagi kepada tiga kelompok, yaitu Aplikasi Pengolah Foto/Pixel, Aplikasi
Pengolah Vektor, dan Aplikasi Tata Letak (Layout). Aplikasi Pengolah Foto/Pixel adalah program
pengolah image/foto memiliki fungsi memperbaiki penampilan foto, memodifikasi foto,
menggabungkan kedua buah foto menjadi satu, dan lain-lain contoh programnya adalah Adobe
Photoshop, Corel Photo Paint, Microsoft Photo Editor, dan lain-lain, program-program diatas memiliki
kemiripan sebagai fungsi pengolah Foto, program-program tersebut biasanya dipakai untuk membuat
cover buku yang menampilkan image foto. Aplikasi Pengolah Vektor/Pengolah garis adalah aplikasi
untuk menggambar bentuk digunakan untuk membuat bentuk-bentuk baru, menggambar, memodifikasi
huruf atau gambar 2 dimensi, biasa digunakan untuk membuat logo, gambar kartun, dan lain-lain.
Aplikasi Tata Letak (Layout) adalah Aplikasi untuk mengatur letak huruf dan gambar, memposisikan
gambar dan huruf supaya lebih menarik, contoh penggunaannya pada tata letak tulisan koran atau
majalah.
Dari banyak sekali program-program yang ada, kita cukup menguasai salah satu Aplikasi saja dari tiap
kelompok Aplikasi Desktop Publishing. Misalkan dari Aplikasi Pengolah Foto kita cukup menguasai
Adobe Photoshop saja, dari Aplikasi Pengolah Vektor cukup mengusai Corel Draw, dan dari Aplikasi
Pengolah Layout cukup menguasai Adobe Page Maker, karena program yang lain memiliki fungsi yang
sama.
Contoh dalam pembuatan sebuah buku, supaya tampilan cover buku menarik di beri foto yang didesain
menggunakan Adobe Photosop, tulisan pada cover supaya lebih menarik didesain menggunakan Corel
Draw, begitu juga gambar-gambar atau ilustrasi di dalam buku dibuat menggunakan Corel Draw, tata
letak tulisan dan gambar pada isi buku di Layout menggunakan Adobe Page Maker.
Membuka Program Corel Draw :
Klik Start → Program → Corel Draw Graphic Suit12→ Corel Draw12
Pengenalan menu-menu yang ada di corel
Jika saat menggunakan Corel Draw kehilangan Standar Tool Bar, Property Bar, Toolbox, cukup
dikeluarkan kembali dengan mengklik menu Window 􀃆 Toolbars 􀃆 Standar, atau Window 􀃆
Toolbars 􀃆 Property Bar, atau Window 􀃆 Toolbars 􀃆 Toolbox. Jika kehilangan Color Pallete, klik
menu Window 􀃆 Color Palletes 􀃆Default CMYK Pallete, begitu juga jika ingin mengeluarkan
Docker tinggal dikeluarkan dimenu Window.
Pengenalan Tool Box dan cara membaca nama peralatan
Kita dapat mengetahui nama-nama Menu atau nama Tool Box dengan cara mendekatkan kursor ke
Menu atau ke Tool Box.
Jika pada Tool Box terdapat tanda segi tiga kecil , artinya ada peralatan lain didalamnya, peralatan lain
tersebut bisa dibuka dengan mengklik lebih lama pada gambar yang ada segitiganya.
Fungsi Properties
Setiap kita klik tiap Tool Box, Property Barnya akan berbeda-beda. Fungsi Properties adalah untuk
melakukan pemilihan yang lebih detil lagi.

Baca Selengkapnya


Baca Selengkapnya

Senin, 19 Oktober 2009

MEMODIKASI TAMPILAN DESKTOP

A.Tampilan Desktop Windows.

Pada bagian pertama yang akan dibahas adalah mengenai manipulasi tampilan Windows XP. Ada beberapa setting yang perlu Anda ketahui dan dapat diterapkan pada XP Anda.

A1.Mematikan Fasilitas Klik Kanan Desktop.

Kami yakin sebagian dari Anda menggunakan fasilitas klik kanan pada desktop untuk masuk pada jendela Properties atau untuk me-refresh komputer. Fasilitas klik kanan (menu konteks) desktop memang sangat penting, selain keperluan tersebut juga dapat digunakan untuk mengurut shortcut dan membuat objek baru pada desktop. Sekarang bagaimana jika fasilitas ini kita matikan.Berikut langkah-langkahnya:


1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer
3. Di dalam subkey Explorer, tambahkan data baru menggunakan tipe DWORD Value.
4. Ubahlah nama data baru tersebut menjadi “NoViewContextMenu” dan masukkan nilainya dengan “1” untuk menonaktifkan.
5. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya dapat dilihat dibawah ini:

>User Key : HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\policies\Explorer
>System Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\policies\Explorer
>Value Type : DWORD Value
>Value Name : NoViewContextMenu
>Value Data : 0 = disabled
1 = enabled setting
6. Setelah setting di atas selesai dilakukan, restart komputer terlebih dahulu untuk mendapatkan hasilnya.

A2.Mematikan Screen Saver.

Screen Saver adalah animasi yang selalu dijalankan saat komputer dalam keadaan tidak aktif. Hal ini terjadi apabila kita sedang meninggalkan komputer dalam beberapa saat, biasanya waktunya dapat kita tentukan sendiri.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut: HKEY_USERS\Control Panel\Desktop
3. Di dalam subkey Desktop, tambahkan data baru menggunakan tipe DWORD Value.
4. Ubahlah nama data baru tersebut menjadi “ScreenSaveActive”, dan masukkan nilainya dengan “0” untuk mematikan.
5. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya dapat dilihat seperti berikut:

>Path Key : HKEY_USERS\Control Panel\Desktop
>Value Type : String Value
>Value Name : ScreenSaveActive
>Value Data 0 = disable screen savers, 1 = default
6. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus me-
restart komputer terlebih dahulu.

A3.Mengganti Screen Saver dan Waktu Tayang.

Perlu Anda ketahui bahwa Screen Saver adalah hanya sebuah animasi yang berjalan di desktop. Ada banyak sekali paket aplikasi screen saver yang dapat diinstal pada komputer. Apabila Anda memiliki file lain, Anda dapat mengubah secara manual.Berikut langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut: HKEY_USERS\Control Panel\Desktop
3. Di dalam subkey Desktop, tambahkan data baru menggunakan tipe DWORD Value.
4. Buat atau carilah data string yang bernama SCRNSAVE.EXE, ubah datanya dan gantilah dengan alamat file animasi yang sudah Anda siapkan pada komputer.
5. Untuk mengatur waktu tayang, Anda dapat mengubah nilai pada data bernama
ScreenSaveTimeOut, gantilah nilainya dalam ukuran second atau detik,
misalnya 600 atau 100 untuk tampil lebih cepat.
6. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya seperti ini:

>Path Key : HKEY_USERS\Control Panel\Desktop
>Value Type : String Value
>Value Name : ScreenSaveTimeOut, SCRNSAVE.EXE
>Value Data : D:\ANIMASI\SCREENSAVER\burung.scr

7. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus me-
restart komputer terlebih dahulu.

A4.Screen Saver Dilindungi Password.

Latihan sebelumnya kita telah belajar mengganti gambar animasi dan waktu tayang dari screen saver. Untuk memberi keamanan pada sistem, Anda dapat mengaktifkan password sesaat setelah screen saver dijalankan. Berikut langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamatberikut:HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Desktop
3. Di dalam subkey Desktop, tambahkan data baru menggunakan tipe DWORD value.
4. Ubahlah nama data baru tersebut menjadi “ScreenSaverIsSecure”, dan masukkan nilainya dengan “0” untuk mematikan.
5. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya dapat dilihat sebagai berikut:

>Path Key : HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
>Value Type : String Value
>Value Name ScreenSaverIsSecure
>Value Data : 0 = Screensaver tidak dilindungi password
1 = Screensaver dilindungi password
6. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.

A5.Mengubah Ukuran Ikon pada Desktop.

Secara standar, semua ikon shortcut pada desktop Windows XP memiliki ukuran 25 pixel. Dengan sedikit perubahan pada registry, Anda dapat melakukan perubahan ukuran dengan cara menambah nilai atau mengurangi nilai ukurannya. Berikut langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut:
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\ WindowMetrics
3. Di dalam subkey WindowMetrics, tambahkan data baru dengan tipe DWORD Value.
4. Ubahlah nama data baru tersebut menjadi “Shell Icon Size”, dan masukkan nilainya lebih besar dari 25 apabila ingin membesarkan ukuran ikon.
5. Sedangkan untuk meperkecil ikon, Anda dapat memasukkan nilai yang lebih kecil dari angka 25.
6. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya sepertiini:

>Path Key : HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\ Desktop\WindowMetrics
>Value Type : String Value
>Value Name : Shell Icon Size
>Value Data : 25 = standar
N = ukuran baru Anda
7. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.

A6.Menghilangkan Semua Item pada Desktop.

Pekerjaan sebelumnya Anda hanya menyembunyikan shortcut satu per satu, sekarang bagaimana caranya apabila Anda ingin menyembunyikan semua shortcut yang ada di dalam desktop tanpa terkecuali. Caranya dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3. Di dalam subkey Explorer, tambahkan data baru dengan tipe DWORD Value.
4. Ubahlah nama data baru tersebut menjadi “NoDesktop”, dan masukkan
nilai 1.
5. Dari beberapa langkah di atas, Anda dapat melihat setting lengkap seperti berikut:

>User Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
>System Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
>Value Type : DWORD Value
>Value Name : NoDesktop
>Value Data : 0 = disabled (kondisi normal)
1 = enabled setting (item disembunyikan)
6. Untuk melihat hasil setting, Anda dapat me-refresh komputer. Apabila tidak berhasil, silakan restart terlebih dahulu.

B.Menampilkan Shortcut Penting pada Desktop.

Pada bagian kedua ini Anda akan berlatih memodifikasi tampilan Desktop, yaitu menambahkan beberapa fasilitas shortcut penting yang berasal dari halaman Control Panel.

B1.Menampilkan Shortcut Administrative Tools

Tentunya sebagian Anda sudah mengerti dengan Administrative Tools, yaitu kumpulan tools yang berfungsi untuk memanajemen sistem Windows XP. Anda dapat membuka tools ini secara manual dari halaman Control Panel. Untuk mempermudah mengakses tools ini, kita dapat menambahkan shortcut-nya pada desktop.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{D20EA4E1-3957-11d2-
A40B-0C5020524153}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasilnya, Anda dapat refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B2.Menampilkan Shortcut Printer and Fax.

Shortcut Printer and Fax secara standar dapat Anda temui pada halaman utama Control Panel. Fungsi jendela Printer and Fax adalah untuk melakukan pengaturan perangkat Printer dan Fax, termasuk di antaranya driver.
Untuk mempersingkat dalam mengakses shortcut ini, Anda dapat menampilkan shortcut tersebut pada halaman utama desktop. Berikut cara dan langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{2227A280-3AEA-1069-
A2DE-08002B30309D}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B3.Menampilkan Shortcut Scheduled Task.

Shortcut Scheduled Task secara standar dapat Anda temui pada halaman utama Control Panel. Fungsi jendela Scheduled Task adalah untuk membuat penjadwalan proses dan perintah. Jadi, dengan fasilitas tersebut Anda dapat membuat perintah yang dapat dikerjakan secara otomatis oleh komputer.
Untuk mempersingkat dalam mengakses shortcut ini, Anda dapat menampilkan shortcut tersebut pada halaman utama desktop. Berikut cara dan langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{D6277990-4C6A-11CF-
8D87-00AA0060F5BF}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B4.Menampilkan Shortcut Scaners and Cameras.

Shortcut Scaners and Cameras secara standar dapat Anda temui pada halaman utama Control Panel. Fungsi jendela Scaners and Cameras adalah untuk melakukan pengaturan perangkat Scanner dan Camera, termasuk di antaranya driver.
Untuk mempersingkat dalam mengakses shortcut Scanner and Cameras, Anda dapat menampilkan shortcut tersebut pada halaman utama desktop. Berikut cara dan langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{E211B736-43FD-11D1-
9EFB-0000F8757FCD}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B5.Menampilkan Shortcut Network Connections.

Shortcut Network Connections secara standar dapat Anda temui pada halaman utama Control Panel. Fungsi jendela Network Connections adalah untuk melakukan pengaturan koneksi jaringan, baik dengan kabel (LAN), internet (WAN), ataupun dengan sistem Wireless.
Untuk mempersingkat dalam mengakses shortcut Network Connections, Anda dapat menampilkan shortcut tersebut pada halaman utama desktop. Berikut cara dan langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{7007ACC7-3202-11D1-
AAD2-00805FC1270E}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B6.Menampilkan Shortcut Fonts.

Fonts merupakan folder spesial yang berfungsi untuk menempatkan semua font (jenis huruf) yang dipakai Windows. Di dalamnya terdapat jenis font yang kesemuanya tercipta otomatis saat Windows diinstal.
Untuk mempersingkat dalam mengakses halaman Fonts, Anda dapat menampilkan shortcut tersebut pada halaman utama desktop. Berikut cara dan langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{D20EA4E1-3957-11d2-
A40B-0C5020524152}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B7.Menampilkan Shortcut User Accounts.

Halaman User Accounts digunakan untuk memanajemen pengguna atau user dari sistem Windows XP. Dari halaman ini, Anda dapat menambah, mengubah, menghapus, dan menentukan hak akses setiap user yang dikelola. Perlu Anda ketahui bahwa yang berhak menggunakan fasilitas ini adalah Administrator sistem, sedangkan user biasa tidak berhak untuk melakukannya.
Untuk dapat mengakses halaman ini, Anda dapat masuk melalui shortcut yang ada pada jendela Control Panel. Sekarang kita akan menambahkan shortcut ini pada desktop.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{7A9D77BD-5403-11d2-
8785-2E0420524153}” tanpa tanda petik.

5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B8.Menampilkan Shortcut My Document.

Shortcut My Document yang ada pada halaman desktop dengan mudah dapat dihapus secara manual, yaitu dengan klik kanan dan pilih submenu Delete. Apabila Anda telah kehilangan shortcut dari folder spesial tersebut, Anda dapat menampilkan kembali dengan cara konfigurasi registry berikut.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{450D8FBA-AD25-
11D0-98A8-0800361B1103}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B9. Menampilkan Shortcut Recycle Bin.

Shortcut Recycle Bin adalah tong sampah yang digunakan untuk menyimpan secara sementara data pembuangan, yaitu sebelum benar-benar dihapus. Apabila Anda kehilangan shortcut dari folder spesial tersebut, Anda dapat menampilkan kembali dengan cara konfigurasi registry berikut.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpace
3. Di dalam subkey NameSpace, tambahkan subkey (kunci) baru.
4. Ubah subkey baru tersebut dengan nama “{645FF040-5081-101B-
9F08-00AA002F954E}” tanpa tanda petik.
5. Untuk melihat hasil penambahan shortcut, Anda dapat me-refresh halaman desktop dengan menekan tombol F5.

B10. Daftar Kunci Folder Spesial dan Shortcut.

Dari beberapa latihan di atas, dapat kami perjelas lagi nama-nama kunci yang dapat Anda gunakan untuk latihan. Berikut nama kunci untuk folder spesial dan shortcut Windows.

>. Administrative Tools : {D20EA4E1-3957-11d2-A40B-0C5020524153}
>. Briefcase : {85BBD92O-42A0-1O69-A2E4-08002B30309D}
>. Control Panel : {21EC2O2O-3AEA-1O69-A2DD-08002b30309d}
>. Fonts : {D20EA4E1-3957-11d2-A40B-0C5020524152}
>. History : {FF393560-C2A7-11CF-BFF4-444553540000}
>. Inbox : {00020D75-0000-0000-C000-000000000046}
>. Microsoft Network : {00028B00-0000-0000-C000-000000000046}
>. My Computer : {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
>. My Documents : {450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
>. My Network Places : {208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
>. Network Connections : {7007ACC7-3202-11D1-AAD2-00805FC1270E}
>. Printers and Faxes : {2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D}
>. Programs Folder : {7be9d83c-a729-4d97-b5a7-1b7313c39e0a}
>. Recycle Bin : {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
>. Scanners and Cameras : {E211B736-43FD-11D1-9EFB-0000F8757FCD}
>. Scheduled Tasks : {D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}
>. Start Menu Folder : {48e7caab-b918-4e58-a94d-505519c795dc}
>. Temporary Internet Files : {7BD29E00-76C1-11CF-9DD0-00A0C9034933}
>. Web Folders : {BDEADF00-C265-11d0-BCED-00A0C90AB50F}
>. Display : {101193C0-0BFE-11D0-AF91-00AA00B67A42}
>. User Accounts : {7A9D77BD-5403-11d2-8785-2E0420524153}

C. Modifikasi Keamanan Desktop.

Apabila pada bagian sebelumnya Anda masih belum puas dengan latihan modifikasi Windows, maka kami akan menambahkan beberapa trik yang dapat Anda coba. Bonus untuk Anda...!!

C1. Menghalangi Aktivasi Web pada Desktop.

Kami yakin sebagian pengguna Windows XP menyukai pekerjaan menampilkan halaman web (html) sebagai tambahan background atau wallpaper pada desktop. Biasanya orang menampikan halaman ini dengan tujuan untuk memperlihatkan jadwal atau informasi lain.
Selain memperlambat kinerja sistem, pekerjaan tersebut juga tidak efisien. Sekarang Anda sebagai pemilik komputer dapat menghalangi setting yang dilakukan oleh user lain.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer
3. Di dalam subkey Explorer, tambahkan data baru menggunakan tipe DWORD Value.
4. Ubahlah nama data baru tersebut menjadi “ClassicShell”, dan masukkan nilainya dengan “1”.
5. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya dapat dilihat seperti berikut:

>User Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies \Explorer
>System Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer
>Value Type : DWORD Value Value Name ClassicShell
>Value Data : 0 = Default
1 = Desktop klasik
6. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.

C2. Mematikan Fasilitas Desktop Cleanup Wizard.

Pada kondisi standar, Windows XP akan menjalankan fasilitas Desktop Cleanup Wizard secara otomatis setiap 60 hari sekali. Fasilitas ini berfungsi untuk menghilangkan daftar shortcut yang sudah tidak terpakai lagi, biasanya karena proses uninstall program asalnya sudah tidak sesuai. Untuk mematikan fasilitas ini, berikut langkahnya:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz
3. Di dalam subkey CleanupWiz, carilah data bertipe DWORD dengan nama NoRun. Apabila tidak ada, Anda harus membuatnya terlebih dahulu.
4. Ubahlah nilai data yang bernama NoRun tersebut, kemudian masukkan nilai 1 untuk mengaktifkan setting.
5. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya dapat dilihat seperti berikut:

Value Type : DWORD Value
>Value Name : NoRun
>Value Data : 0 = Default
1 = Cleanup Desktop Wizard dimatikan
6. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.
C3. Menghilangkan Menu Asing pada Klik Kanan Desktop.

Saat Anda menginstal aplikasi seperti driver chipset, biasanya Windows secara otomatis akan menambahkan menu pada menu konteks (klik kanan) dari desktop. Salah satu contoh menunya adalah Save Schemes. Apabila Anda mengalami masalah ini dan ingin menghapusnya, maka langkahnya sebagai berikut:

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Background\shellex\ContextM enuHandlers
3. Di dalam subkey ContextMenuHandlers, cari dan hapuslah kunci yang bernama igfxui.
4. Untuk melihat hasilnya, Anda cukup me-refresh komputer dengan menekan tombol F5.

C4. Menghilangkan Menu New pada Klik Kanan Desktop.

Saat Anda melakukan klik kanan pada halaman desktop, Anda akan mendapatkan menu konteks yang di dalamnya terdapat submenu New. Di dalam submenu New terdapat banyak template dokumen dan shortcut yang dapat dibuat pada halaman desktop. Anda dapat menghilangkan fasilitas tersebut dengan cara berikut.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Background
3. Di dalam subkey Background, carilah subkey yang bernama shellex, kemudian gantilah namanya dengan nama lain.
4. Pada contoh ini, kami mengganti namanya menjadi shellex_lama, berikut contoh setting yang kami lakukan.
5. Untuk menerapkan setting di atas, refresh komputer Anda dengan menekan tombol F5.
6. Dengan cara di atas, submenu New sudah tidak Anda dapatkan pada klik kanan halaman desktop.
7. Untuk mengembalikan pada kondisi semula, ubahlah lagi nama kunci shellex_lama menjadi shellex.

Catatan: Setting di atas akan mempengarui pada menu konteks (klik kanan) di halaman Windows Explorer. Pikirkan terlebih dahulu untuk menerapkan setting ini.

C5. Konfigurasi Supaya Desktop Lebih Stabil.

Berikut latihan untuk mengonfigurasi registry supaya kemampuan dekstop lebih stabil dan nyaman digunakan.

1. Bukalah registry melalui editor Regedit.
2. Masuklah pada alamat kunci berikut.
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
3. Di dalam subkey Explorer, buatlah data baru menggunakan tipe DWORD Value.
4. Modifikasilah data baru tersebut dengan nama DesktopProcess, kemudian masukkan nilainya dengan 1.
5. Dari langkah di atas, bentuk penyetingan lengkapnya seperti berikut:

>Path Key : HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/ Windows/CurrentVersion/Explorer
>Value Type : DWORD Value
>Value Name : DesktopProcess
>Value Data : 0 = Default
1 = mengaktifkan setting
6. Dari langkah di atas, untuk melihat hasil setting Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.

Mudah-mudahan bermanfaat,dan selamat mencoba...

Baca Selengkapnya →MEMODIKASI TAMPILAN DESKTOP

Senin, 12 Oktober 2009

Cara Partisi harddisk

Harddisk merupakan media yang berfungsi menyimpan data utama pada computer. Sebelum anda menggunakan harddisk untuk menyimpan program dan data, partisilah terlebih dahulu.

Partisi harddisk berarti membagi (ruangan) harddisk. Biasanya harddisk dibagi menjadi satu atau dua partisi. Ada beberapa cara memoartisi harddisk, salah satunya menggunakan FDISK.

FDISK aalah sebuah program berbasis MS-DOS yang berfungsi membuat partisi harddisk, mengaktifkan partisi harddisk, melihat informasi partisi harddisk, menghapus partisi harddisk. Program FDISK ini disimpan di dalam sebuah disket (disket DOS), yang sewaktu-waktu dapat digunakan untu mempartisi harddisk.
Cara masuk ke dalam FDISK :

Masukkan disket DOS ke dalam FDD. Pastikan di dalam disket mengandung file FDISK.EXE dan FORMAT.EXE ( FDISK.EXE digunakan untuk mempartisi harddisk, dan FORMAT.EXE digunaan untuk memformat harddisk.)

Hidupkan computer.

masuklah ke setup BIOS. Lalu muncul menu utama award BIOS. Pilihlah BIOS FITURE SETUP. Buatlah Boot Sequence menjadi “A” dilayar monitor.

ketikan FDISK. Tekanlah Enter.

FDISK menampilkan pertanyaan sebagai berikut :

Do you wish to enable large disk support (Y/N)…………?

Ketiklah . tekanlah Enter. Lalu FDISK akan menampilkan menu utama FDISK option.
Baca Selengkapnya →Cara Partisi harddisk

Jumat, 09 Oktober 2009

Setting Internet SE W200i


Oktober, 2009 • Filed Under Internet, Komputer
Seperti juga pada Sony Ericsson K610i dan Sony Ericsson K550i yang telah saya bahas di artikel sebelumnya, maka cara setting internet dengan menggunakan handphone Sony Ericsson W200i dan “beberapa tipe” Sony Ericsson yang lain pun tidaklah berbeda.
Untuk menggunakan Sony Ericsson W200i sebagai modem sehingga terkoneksi ke internet, sebenarnya cukup dengan menginstalasikan software driver SE W200i saja ke dalam komputer, tapi karena beberapa kelebihan dari PC Suite, maka penginstalasian PC Suite pun diperlukan.

PC Suite bisa terlebih dahulu diinstalasikan daripada driver atau juga sebaliknya, drivernya terlebih dahulu yang diinstalkan.
Langkah-langkah instalasi PC Suite:
Masukkan CD driver, maka otomatis akan running dan muncul star up bertuliskan “Wellcome to Sony Ericsson Mobile Phone Support software installer”. Atau jika PC Suite terdapat di dalam hardisk komputer, klik Start untuk running dan memunculkan start up tersebut, atau juga jika langsung menuju klik Setup.
Pilih bahasa, “English” misalnya.
Pilih menu PC Suite, dan klik Install
Ikuti langkah-langkah penginstallan > klik Next > pilih I accept the terms in the license agreement > klik Next > pilih tipe setup, apakah “complete” atau “costum” install (kalau saya memilih complete, karena semua instalasi tersebut saya perlukan untuk mempermudah koneksi dari hp ke komputer, baik untuk koneksi internet maupun transfer file. Tapi Anda boleh saja memilih costume dan hanya menginstal untuk keperluan koneksi internet saja, namun jika bingung memilihnya, maka pilihlah complete) > klik Next > klik Install untuk memulai instalasi. Setelah selesai, pilih Launch Sony Ericsson PC Suite dan > klik Finish.
Langkah-langkah instalasi driver:
Pastikan HP SE W200i Anda dalam keadaan ON.
Sambungkan HP Anda dengan komputer atau note book/laptop menggunakan kabel data.
Akan muncul tulisan “Welcome to the Found New Hardware Wizard”. Pemunculan ini sampai beberapa kali, yang menandakan telah ditemukan beberapa perangkat keras baru dan memerlukan penginstalan. Di sini Anda boleh menginstal seluruh New Hardware atau hanya untuk kepentingan koneksi internet saja, dengan cara “cancel” New hardware yang tidak diperlukan, tapi bila masih bingung memilih, maka instalkan saja seluruhnya.
Di sana ada pertanyaan, Can Windows connect to Windows Update to search for software? Maka pilih “Yes this time only” dan > klik next > pilih Instal the software automatically (Recommended) atau pilih install from a list specific location (Advanced), lalu klik Next > klik Continue Anyway > klik Finish dan hardware baru pun (seperti modem, dsb telah siap digunakan.
Setelah langkah-langkah tersebut di atas, biasanya PC Suite meminta “synchronise” dengan hardware, ikuti saja langkah-langkahnya hingga Finish. Setelah terjadi Synchronise, maka baru kita lanjutkan dengan…
Setting internet:
Pada Tampilan Sony erricsson PC Suite, klik Mobile Networking Wizard
Klik File atau Connect
Untuk koneksi dengan jaringan GPRS/3G, pilih Paket Switched Data > klik Next > klik Next > Connection Name isi apa saja, Telkomsel flash, Indosat, atau nama Handphone misalnya, dan sebaiknya pilih juga place shorchut to this connection on the desktop > lalu klik Next > pilih Manual mode > klik Next > isi Access Point Name (APN) sesuai dengan APN operator Internet Anda > klik Next > isi User ID dan Password dari operator > klik Next > klik Finish, dan koneksi internet pun telah siap disambungkan dengan cara klik Connection Name yang Anda masukkan tadi dan klik Connect atau klik 2 kali Connection Name tadi.
Setelah tersambung, maka akses internet pun telah bisa Anda nikmati dengan HP SE W200i tersebut sebagai modem.
Selain dengan kabel data, koneksi internet ke komputer dengan menggunakan HP SE W200i sebagai modem pun, bisa melalui Infrared, dan tentu saja dengan settingan yang sedikit berbeda.
Catatan: Pastikan bahwa layanan internet Anda telah diaktifkan oleh operator/provider.
Semoga bermanfaat…!!!

Baca Selengkapnya →Setting Internet SE W200i

Kamis, 08 Oktober 2009

Jika Indera kamu komplit Jangan Pernah katakan: Aku ini susah dan tak mampu


Kalau Kamu sudah dianugerahi kaki, tangan, dan panca indera yang komplit..Aku ini susah dan tak mampu



Baca Selengkapnya →Jika Indera kamu komplit Jangan Pernah katakan: Aku ini susah dan tak mampu

Tips menghilangkan rasa malas

Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini ada beberapa tips untuk menghilangkan rasa malas yang timbul dalam diri kita antara lain:
1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang

2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur

3. Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau bahkan bisa juga ke dapur

4. Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau membuka jendela-jendela kamar lain untuk menambah kesegaran

5. Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah. Bisa diganti dengan kegiatan yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita

6. Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman. Hati-hati jangan sampai lupa tujuan utama dalam berbincang-bincang yaitu untuk menumbuhkan semangat, bukan untuk ngobrol bahkan meng-ghibah

7. Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan kebosanan dan menjernihkan akal.
Baca Selengkapnya →Tips menghilangkan rasa malas

Hidup sederhana sebagai pilihan

Wilfried Hoffman,[1] Duta Besar (Dubes) Jerman antara 1987-1994 di dua negara Arab, Aljazair dan Maroko, bercerita bahwa istrinya merasa “malu” setiap kali menghadiri acara pesta kalangan diplomat atau para pejabat di kedua negara itu. Pasalnya, istri Pak Hoffman tidak memiliki perhiasan dan baju yang gemerlap, mahal dan mewah seperti yang biasa dikenakan para ibu-ibu pejabat negara-negara Arab.
Kisah kecil yang dituturkan Wilfried Hoffman—yang juga Diektur Informasi NATO yang berpusat di Brussels– di atas menggambarkan fenomena yang terasa ironis dan paradoks: seorang Dubes atau diplomat dari negara maju dan kaya yang hidup sederhana, dan di sisi lain, para Dubes/diplomat dari negara miskin yg hidup mewah dan glamor. Hidup mewah di kalangan pejabat, memang tidak hanya terwakili oleh negara-negara Arab saja, tetapi hampir bisa dilihat menjadi fenomena umum di seluruh negara-negara berkembang yang miskin, tak terkecuali Indonesia. Kenapa ini terjadi? Ada beberapa faktor yg memotivasi hal ini: Pertama, faktor mental kuli. Negara-negara berkembang rata-rata baru 5 – 6 dekade menikmati kemerdekaan dari penjajah bule (plus Jepang bagi Indonesia). Mental dari anak jajahan yang paling kental adalah perasaan minder (inferiority complex) yang ekstrim yg untuk menutupinya adalah dengan cara hidup mewah dan berkesan kaya raya seperti gaya para penjajah itu; tak peduli apakah kemewahan itu didapat dari pendapatan yang halal atau haram.

Kedua, mismanajemen negara. Karena baru bisa mendapat kesempatan mengatur negara sendiri, maka kemampuan mengorganisir juga kurang. Keluar masuk uang negara juga kurang terdeteksi. Dan KKN juga menjadi hal yang dianggap wajar dan malah terkadang “membanggakan”. Sama dengan pelacur yang “bangga” dengan profesinya karena. telah berhasil mengangkat taraf hidup layak keluarganya.

Fenomena ini semakin diperparah dengan ketidakkritisan masyarakat pada praktik korupsi yang dilakukan pejabat. Sering kita melihat seorang pejabat yang dielu-elukan tokoh masyarakat tertentu (Kyai atau pemilik yayasan pendidikan) karena telah membantu pembangunan gedung-gedung institusi miliknya, tanpa mencari tahu lebih dahulu dari mana uang bantuan itu berasal. Hal ini selain akan mempermalukan sang tokoh masyarakat itu sendiri, juga—yang lebih parah—akan semakin memotivasi sang koruptor untuk melakukan praktik KKN-nya sudah “direstui” walaupun secara tidak langsung. Ketiga, rata-rata para calon pejabat, termasuk kita-kita para generasi muda ini, berasal dari keluarga miskin. Hidup miskin itu tidak enak, dan jarang orang yang bisa “menikmati”-nya. Ciri khas orang miskin umumnya selalu bermimpi jadi kaya dengan segala kemewahan yang ada di dalamnya. Karena itu, ketika mendapat kesempatan menjabat posisi basah, kita jadi ibarat singa lapar. Lapar memenuhi mimpi-mimpi waktu muda dengan segala cara. Seperti ketika kita berpuasa dan makan sepuas-puasnya ketika waktu berbuka sudah tiba. Sekarang mari kita kembali pada Dubes Wilfred Hoffman. Dia dubes negara maju, gajinya pasti besar.[2] Tapi kenapa dia hidup sederhana? Apakah dia tidak punya duit untuk menyenangkan istrinya? Atau apakah dia terlalu pelit untuk hidup mewah dan glamor? Jawabnya jelas, tidak. Dia hidup sederhana bukan karena tidak punya uang untuk hidup mewah. Tapi karena ia memang “sengaja memilih untuk hidup sederhana”. Jadi hidup sederhana sebagai pilihan yg membanggakan, bukan sebagai keterpaksaan. Dan mereka bangga dg kesederhanaan itu! Banyak kalangan orang-orang di negara maju (pejabat maupun pebisnis) yg memilih hidup sederhana, karena. mereka merasa hidupnya menjadi lebih bermakna dan bermanfaat: kelebihan uang mereka disalurkan untuk yayasan-yayasan anak-anak yatim, mengambil anak asuh, yayasan pemberi beasiswa pada mahasiswa internasional, untuk orang-orang miskin di negara-negara berkembang, untuk berbagai penelitian keilmuan, dan lain-lain..

Salah satu contohnya yang paling monumental adalah Albert Nobel. Inventor (penemu) dan pemilik lebih dari 300 hak paten berbagai penemuan teknologi baru. Dia milyarder yang hidup sederhana dan memiliki komitmen tinggi terhadap keilmuan dan kemanusiaan. Ketika meninggal, tak sepeserpun hartanya dia wariskan ke anaknya. Sebaliknya, ia tumpahkan seluruh harta kekayaannya untuk Nobel Foundation, pemberi hadiah Nobel untuk para ilmuwan dunia yang berhasil meraih prestasi gemilang di bidang masing-masing. Albert Nobel sudah meninggal puluhan tahun lalu, tapi namanya selalu dikenang di seluruh dunia sampai sekarang. Kuncinya, karena ia memilih hidup sederhana, kendati ia lebih dari mampu untuk membeli kemewahan apapun yang menjadi impian banyak orang.

Menyebut pengusaha kaya raya yang hidup sederhana mengharuskan saya untuk sedikit membeberkan profil seorang milyarder Muslim asal India bernama Azim Premji.[3] Pengusaha teknologi informasi ini selama tiga tahun berturut-turut menempati posisi nomor 30 sebagai pengusaha terkaya dunia versi majalah bisnis Amerika, Forbes. Hartanya menurut laporan majalah Forbes edisi 2007 diperkirakan sebanyak U$D 30 milyar atau sekitar Rp. 300 milyar. Ini hanya kekayaan pribadinya, tidak termasuk omset perusahaan.

Apabila simbol kemewahan biasanya ditandai dengan rumah mewah berharga milyaran, mobil Mercedes Benz (Mercy), BMW, atau Lexus keluaran terbaru (kalau perlu memiliki pesawat jet pribadi seperti sebagian pengusaha Indonesia) dan baju merk terkenal, maka kita akan terkejut ketika bertemu Azim Premji. Mobil satu-satunya “hanya” sedan Ford Escort yang di India berharga tidak sampai 100 juta rupiah, mengenakan baju tanpa merk yang dijahit penjahit biasa dan rumah yang tidak layak masuk koran.

Azim Premji tidak hidup di zaman dahulu kala. Dia masih segar bugar sampai saat ini di usia 65-an. Azim juga bukan seorang sufi. Dia pebisnis ulung yang dihormati banyak pengusaha kelas dunia lain karena kejujuran dan integritas pribadinya.

Apa yang membuat Azim Premji “kuat” untuk tidak hidup mewah di tengah bergelimangnya harta yang melimpah adalah pemahamannya yang mendalam akan esensi atau hakikat hidup di dunia yaitu kerja keras[4], disiplin dan kepedulian untuk membantu sesama yang membutuhkan.[5] Harta yang banyak bagi dia hanyalah buah dari kerja kerasnya; bukan tujuan itu sendiri.Dengan demikian, kemewahan atau hidup bersenang-senang tidak ada dalam agenda hidupnya. Selain itu, hidup mewah adalah identik dengan ketamakan yang sangat berlawanan dengan prinsip kepedulian sosial itu sendiri.[6]

Tulisan ini saya persembahkan buat siapa saja yang membaca tulisan ini termasuk di dalamnya kalangan ulama (kyai), birokrat, pengusaha dan generasi muda seperti saya yang mungkin pada sepuluh tahun mendatang sudah menduduki berbagai posisi di pemerintahan atau menjadi pebisnis besar. Kalau kita beruntung secara materi, pilihlah hidup sederhana dan bangga dg kesederhanaan itu. Kalau kita kurang beruntung, mari sama-sama bekerja keras untuk menuju hidup yang lebih baik secara materi dan pola pikir (mindset).

Jadi, tulisan saya di atas hendaknya tidak disalahpahami secara sempit. Saya bukan mengajak Anda untuk hidup miskin seperti anjuran sebagian tokoh sufi. Sebaliknya, saya malah mengajak Anda untuk berusaha sekeras mungkin untuk menjadi kaya (dg cara yg halal tentunya), tapi tetap menjaga dan memelihara gaya hidup sederhana, bermartabat dan peduli pada yg membutuhkan bantuan kita.[]

——————-
CATATAN KAKI:

[1] Setelah membaca dan meneliti dengan seksama kandungan Al Quran, Hoffman dan istrinya akhirnya masuk Islam pada tahun 1980 dan berganti nama menjadi Murad Wilfried Hoffman. Sampai saat ini Hoffman telah menulis 10 buku berkaitan dengan Islam, yang terkenal antara lain Journey to Islam: Diary of a German Diplomat dan Religion on the Rise – Islam in the Third Millennium..

[2] Sekedar perbandingan, gaji diplomat Indonesia saja berkisar antara USD 3,000 – 8,000 atau sekitar Rp. 30 juta – 80 juta/bulan (tergantung senioritas jabatan).

[3] Profil Azim Premji lebih detail lihat di website saya www.fatihsyuhud.com

[4] Dalam setiap kesempatan saya selalu tekankan bahwa esensi ayat dalam Al Quran surah Al Jum’ah 62:9-10 adalah perintah bekerja keras dan tidak bermalas-malasan yang kalau dilaksanakan dengan benar akan menjadikan umat Islam sebagai umat yang paling rajin bekerja. Dalam agama lain seperti Yahudi dan Kristen, masing-masing harus libur pada hari besar mereka yaitu hari Sabtu dan Minggu. Dalam Islam, bahkan hari Jum’at pun umat Islam masih diperintahkan untuk bekerja, kendatipun di situ diingatkan untuk tidak melupakan salat Jum’at. Konsekuensi dari kerja keras adalah keberhasilan secara materi. Dengan kata lain, apabila ini dilakukan, umat Islam akan menjadi umat yang secara umum paling berhasil dari sisi materi. Apabila fakta menunjukkan sebaliknya, maka itu artinya kita belum memenuhi standar kerja keras seperti yang digariskan Islam.

[5] Salat lima waktu dan berzakat yang menjadi pilar pokok (rukun) Islam (QS Maryam 19: 31) adalah esensi pelajaran disiplin di satu sisi dan kerja kerjas serta kepedulian sosial di sisi lain yang kalau dilaksanakan dengan penuh komitmen akan menjadikan seorang Muslim sebagai individu ideal yang membawa rahmat di berbagai bidang kehidupan (QS Al Anbiya` 21:107).

[6] QS Al Muddatsir 74:12-16).
Baca Selengkapnya →Hidup sederhana sebagai pilihan
@Copyright by: Memories In My Life Yudi Gp