Rabu, 28 Maret 2012

Tes Kerusakan Power Supply

Artikel ini adalah lanjutan dari Prosedur Perbaikan Komputer Yang Mati Total dimana salah satu bagian yang bertanggung jawab terhadap supply daya adalah unit ini. Pengujian atau tes kerusakan power supply merupakan langkah penting karena sering terjadi bahwa power supply dianggap rusak tanpa melakukan tes sebelumnya. Jika dintinjau dari segi fisik, bagian yang paling sering rusak pada unit ini adalah resistor, transistor daya dan elco. Power supply dikenal juga sebagai Catu Daya dan PSU.
Kesulitan utama dalam memahami bahwa power supply rusak adalah tidak ada pesan apa-apa pada monitor mengenai kerusakannya. Restart ulang komputer tidak akan pernah menyelesaikan masalah jika unit ini rusak. Hanya satu tandanya yaitu komputer mati total. Tetapi ingat bahwa komputer mati total penyebabnya bukan satu-satunya pada power supply, masih banyak penyebab lain.





Dalam pengalaman saya, penyebab pertama kerusakan catu daya ini karena usia komputer yang sudah tua. Untuk menguji kerusakan power supply Anda dapat melakukannya sendiri. Ada 3 cara tes PSU yang biasa saya gunakan;
1. secara manual menggunakan multimeter
2. menggunakan power supply tester untuk melakukan tes PSU otomatis.
3. Tes manual dengan menghubungkan ujung kabel output tertentu.
Ketiga metode ini sama-sama efektif untuk pengujian power supply sehingga yang mana yang Anda pilih benar-benar terserah pada Anda. Namun ada pengecualian bahwa nomor 1 dan 2 menggunakan alat bantu yang harus dibeli sedangkan nomor 3 alat bantunya tidak dibeli, cukup kabel kecil sepanjang 10-15 cm. Cara nomor 3 inilah yang akan kita bahas kali ini.
Langkah-langkahnya;
1. Lepaskan kabel listrik PSU dari stop kontak.
2. Lepaskan kabel output PSU dari Mainboard.
3. Pasang kembali kabel listik (AC) PSU sehingga dalam PSU terdapat aliran listrik.
4. Siapkan kabel penghubung sepanjang 10-15 centimeter yang kedua ujungnya dikupas.
5. Pegang kabel out utama dari PSU, lalu hubungkan ujung kabel WARNA HIJAU dengan HITAM (yang penting hitam) dari salah satu kabel itu. Ingat! Yang jadi titik tolak logika adalah menghubungkan ujung kabel HIJAU dengan kabel lain. Sebenarnya boleh juga antara hijau dan merah, hijau dan kuning, yang penting salah satunya adalah HIJAU. Lihat caranya pada gambar dibawah ini.



6. Jika pada langkah 5 diatas kipas PSU bergerak/jalan maka PSU masih baik. Jika tidak jalan maka PSU rusak. Itu saja, sangat simpel caranya.
SANGAT PENTING ! : Hati-hati ketika menguji power supply, karena disini Anda menguji secara manual. Metode di atas melibatkan pasokan listrik tegangan tinggi, jika Anda tidak sangat berhati-hati Anda bisa menyetrum diri sendiri dan / atau merusak PSU Anda. Saya tidak mengatakan ini untuk menakut-nakuti Anda, tetapi prinsip ketelitian dan kehati-hatian sangat penting dalam bekerja.
Baca Selengkapnya →Tes Kerusakan Power Supply

Cara Memprotect Data Hardisk Agar Tidak Bisa Di Cut/ Copy Ke Flashdisk

Nah temen- temen mungkin sudah pada tau bagai mana cara memprotect hardisk, tapi di sini saya sengaja menulis tentang cara memprotect data hardisk agar tidak bisa di cut/ kopy, Semoga bermanfaat buat temen- temen pembaca.
Hal ini bekerja untuk OS Windows SP1,SP2, SP3 dan Vista. Kalo ada yang ingin mencobanya silahkan saja..
langkah-langkahnya sbb:

1. klik start >> run ketik regedit. Caranya tekan tobbol Windows + R




2. Selanjutnya cari HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control




3. Di folder CONTROL, Klik kanan -> New->Key




4. terus namain folder baru itu -> “StorageDevicePolicies”




5. Selanjutnya di folder “StorageDevicePolicies”, Klik kanan >New>Dword (32-bit)




6. Lanjut key yang baru itu namain : “WriteProtect”




7. Klik 2x Key WriteProtect-nya, trus ganti Value Data jadi 1




8. Restart PC
Untuk mengembalikannya menjadi normal kembali
tinggal edit saja Value Data dari key yang namanya “WriteProtect” itu jadi 0 (nol)
Baca Selengkapnya →Cara Memprotect Data Hardisk Agar Tidak Bisa Di Cut/ Copy Ke Flashdisk
@Copyright by: Memories In My Life Yudi Gp