Tampilkan postingan dengan label memories in my life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memories in my life. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Maret 2011

Air Mata Bahagia

Sunyi, sepi, diam, hampa dan damai bersama-sama menari dalam pikiran dan jiwa ku. Seolah bisu, mulut ini tak dapat berucap. Seolah tuli, telinga ini tidak dapat mendengar. Solah lumpuh, kaki dan tangan ku tak bergerak. Tapi ada dua hal yang dapat ku ketahui. Silaunya lampu kamar dan dinginnya udara malam.

Aku terdiam kaku diatas kasur tidur ku. Aku seperti seorang yang kehilangan hidup. Aku melamun, merenung membayangkan mu. aku temui tetesan air yang bening, indah dan mengkilau dari bola mata ku. Aku menangis.

Dalam heningnya malam dingin ini ku coba untuk mengetuk sekaligus membuka hati dan fikiran ku tentang sagala hal yang ku alami. Ku ajari fikiran ku untuk membuka lembaran demi lembaran . Ku bina hati ku agar dapat memaknai setiap hal yang terlintas satu persatu di fikiran ku.

Tak berselang beberapa lama hati ku mulai mengerti apa makna dari sebuah cinta. Kembali turun air bening dan mengkilau itu dari mata ku. Ya... aku menangis lagi. Terusterang pikiran ku dan hati ku saat ini tidak sejalan. Pikiran ku selalu melarang aku untuk mengulangi tangisan itu. Tapi hati ku berkata lain. Ia malah menyuruh ku untuk menjatuhkannya sepuas yang aku butuh kan untuk melegakan hati ku. Aku bingung.

Kembali ku terdiam dan merenung mengingat lagi hal-hal yang indah ini. Tanpa di sengaja sebuah ingatan yang awalnya tidak ku pedulikan kini menjadi beban pikiran dan batin ku. Cinta pertama. Hal yang selama ini ku anggap sepele kini menjadi virus yang menyebar ke seluruh tubuh ku, hingga sampai ke pikiran dan hati ku. Awalnya aku sangat cuek dan angkuh akan hal itu. Tapi kini tidak. Semua sudah berbeda, ke cuekan itu kini malah berubah menjadi sebuah pemikiran berat dalam keseharian ku. Aku dihantui bayng-bayang akan cinta pertama ku ini....

@yudi Gp : 07-03-2011 yogyakarta
Baca Selengkapnya →Air Mata Bahagia

Senin, 14 Februari 2011

Hati Yang Menanti

ku tak tau apa sebab semua ini

buatku luluh tak berdaya

terdiam menanti sebuah asa

meminta diriku tuk berdiri

meniti hati mu di sini


Meski payah

tak tau lagi apa yang mampu sadarkan ku dari mimpi ini

mimpi tentangmu di hati

tersirat senyummu

memercik di kilauan cahayaangunkan aku!

bangunkan dari keadaan ini

ada kenyataan yang harus kujalani

ada hati yang telah menanti

menanti jawaban yang tak pasti……

d.n.i


Karangkajen MG III/ 980 A Yogyakarta 15 Februari 2011 07 : 24 AM

@copyright : Yudi Gp
Baca Selengkapnya →Hati Yang Menanti

Jeritan Hati Ini.....

Lama ku terdiam, merenung, memikirkan….
soal kisah ini…
kisah yang entah dari mana aku harus mulai….
kisah yang entah dari mana harus aku ungkapkan….
Kisah yang memang harus aku akui sejak memandang dan mengenalmu….


Lama ku sadari, ku terjaga….
soal perasaan ini….
perasaan yang kupendam….
perasaan yang membuat aku terus berusaha…
perasaan yang membuat aku terus tersiksa….
perasaan yang membuat aku terus takut untuk ungkapkan….
perasaan yang membuat aku takut kau tersakiti….
perasaan yang membuat aku tak bisa mengerti dan pahami…
Perasaan yang memang harus aku akui sejak aku merasa nyaman…Lama ku berpikir dan memutuskan…
berpikir dan memutuskan rasa ini….
rasa yang terus membuat aku untuk tetap semangat…
rasa yang terus membuat aku bimbang…
rasa yang terus membuat aku sadar….
rasa yang terus harus aku padamkan….
rasa yang memang harus aku akui sejak kekuatan itu ada…


Lama ku bertanya tentang cinta….
cinta yang kadang fatamorgana kurasakan…
cinta yang kadang membuat aku skeptis…
cinta yang kadang membuat aku pesimis….
cinta yang kadang aku pahami dengan nafsu…
cinta yang kadang melumpuhkan aku….
ah tahu apa aku tentang cinta…
mungkin aku hanyalah seorang pecundang cinta…


Namun harus aku akui……….
Entah apa yang terjadi dalam diriku……
Kekuatan yang Mengubah jalan pikiranku…..
Kekuatan yang Mengubah jalan hidupku…..
kekuatan yang Mengubah sikap dalam diriku…..
Perubahan yang sangat berarti bagiku…..
Yang harus aku akui ini semua adalah kekuatan Yang terselubung…


aku tak ingin salah menafsirkan kekuatan yang terus bersemanyam dalam jiwa dan ruh ini….
karena aku takut kehilangan dirimu….
Dan aku sangat takut untuk menambah luka-luka dalam dirimu…
Dan aku tak ingin menambah daftar-daftar orang brengsek dalam memorimu…..
Karena Aku sangat sayang padamu……….
d.n.i

Alaila Internet Cafe Onggobayan Yogyakarta 13 February 2011 06 :39 AM
Update in Ijo.net menukan yogyakarta 14 February 2011 05 : 59 AM
@copyright : Yudi Gp
Baca Selengkapnya →Jeritan Hati Ini.....

Bingung dengan Perasaan ini........

sampai kapan ku harus memendam prasaan ku ini ???...........
dan ku tak tau lagi rasa bingung yang slalu ada di pikiranku stiap ingat.. dia....

“Ya Allah..aku tahu seharusnya hanya ada Engakau dalam hariku, hanya ada Engkau dalam hatiku, Hanya ada Engkau dalam setiap hembus nafasku, Hanya ada Engkau dalam setiap detak jantungku, dan aku benar-benar tidak berniat menduakanMu, oleh karena itu jadikanlah aku dengannya satu.”

“Ya Allah aku tidak ingin memanjatkan doa seperti yang orang-orang selalu bilang (Ya Allah jika dia adalah jodohku maka dekatkanlah dan jika dia bukan jodohku maka jauhkanlah) karena yang aku ingin aku dan dia memang berjodoh”
Baca Selengkapnya →Bingung dengan Perasaan ini........

Betapa Besarnya Makna Maaf........

Setelah aku cari tahu makna kata Maaf ini aku menemukan sesuatu yang menarik…perama-tama kita akan mengetahui bahwa kata maaf itu sendiri dalam Al quran terdapat beberapa istilah yang berdekatan maknanya untuk mengistilahkan kata maaf di antaranya yaitu….
1. KATA AL AFUW yang bermakna keterhapusan ( kudapat dari), yang berarti dengan memaafkan kita juga berarti menghapus luka atau bekas- bekas luka yang ada di dalam hati…..…..

2. AL SHAFH (lapang dada) kata ini mengandung arti kelapangan atau keluasan….yang bermakna dengan memaafkan selain menghapus bekas-bekas luka dalam hati kita, kita juga harus bisa melapangkan hati menerima teman kita dengan segala kekuranganya dengan lapang dada dan mencoba membuka lembaran baru dengan orang tersebut ( kalo dengan bahasaku sendiri aku menyimpulkan u dengan cara memberi kesempatan kedua pada orang tersebut untuk memperbaiki kesalahannya tanpa mengungkit lagi masalah-masalah yang telah dimaafkan itu….) ……itulah beberapa arti dalam kata maaf yang ada di AlQuran….Terkadang sulit bagi kita memaafkan kesalahan orang lain apalagi kesalahan itu telah menyakiti hati dan harga diri kita…namun, aku belajar dari sebuah kata2 yang diberikan sahabatku bahwa “jika kita terlalu lama memendam perasaan tidak suka, benci, marah dalam hati kita maka kita tidak akan bisa melihat indahnya hidup ini….”bener juga..buat apa kita menyimpan rasa itu dalam hati kita yang nantinya hanya akan menimbulkan kecemasan dalam diri kita….
Intinya dari catatan ini bahwa dengan memaafkan yang tidak hanya suatu ucapan maaf namun juga yang disertai penghapusan bekas-bekas luka dalam hati dan kelapangan dada kita untuk memberi kesempatan kedua pada orang tersebut memperbaiki kesalahannya tanpa mengungkit masalahnya yang lalu,dapat membuat kia menjadi pribadi yang sehat dan pribadi yang menyenangkan……
selain itu beban dalam hidup kita akan sedikit berkurang sehingga kita dapat menjalani kehidupan yang singkat ini dengan baik dan penuh berkah……..
mengatakan maaf itu sangat mudah tetapi menghilangkan rasa luka dan memberi kesempatan kedua itu yang sangat berat, namun bila kita mampu melakukannya insyaallah jaminan istana di syurga utuk kita seperti dalam sabda Rasullulah Saw yang mengambarkan betapa Allah Swt sangat memuliakan orang yang sudi memaafkan kesalahan orang lain atas dirinya:

“dua orang umatku pada hari kiamat kelak akan datang seraya berlutut di bawah’Arasy.lalu berkatalah orang pertama ,’YaT uhan, balaslah atas kedzaliman yang telah dilakukan saudaraku ini ! karena sungguh, ia telah berbuat aniaya kepadaku’.
Kemudian Allah-pun berkata kepada orang yang kedua,’Bayarlah atas engkau kedzaliman yang pernah engkau lakukan kepada saudaramu itu !’.
Orang yang kedua itu pun menjawab. ‘Ya Tuhanku,sungguh seluruh amal kebaikanku telah habis’ mendengar jawaban itu, Allah pun berkata kepada orang pertama,’Bukankah engkau telah mendengar sendiri bahwa kebaikan saudaramu itu telah habis?’
‘kalau begitu, ambillah oleh-Mu wahai tuhanku, kejelekan-kejelakanku dan tumpahkanlah kepadanya!’,sahut orang pertama tadi.
Kemudian Allah Swt bertanya kepada orang pertama,’Apa engkau ingin memiliki hal yang lebih baik dari itu?’
‘Apakah itu wahai Tuhanku,’jawab orang pertama.
‘angkatlah kepalamu dan lihatlah di atas sana!’.
Maka, orang pertama tadi mengangkat kepalanya dan memandang kea rah syurga.setelah itu, dilihatlah olehnya di surga itu terdapat sebuah istana yang terbuat dari emas permata yang belum pernah ia lihat padanannya.
‘sultan manakah yang memiliki istana itu, Tuhanku?’tanya orang pertama tadi.’Milik seorang nabikah?atau seseorang yang telah gugur di jalan-Mu?’
Allah lalu berfirman, ‘istana itu milik orang yang sanggup membayar harga dari istana tersebut.’
‘wahai Tuhanku, siapakah dia?’
“engkaupun bisa memilikinya?’
‘bagaimana caranya, wahaiTtuhanku?’
‘dengan kata maafmu kepada saudaramu itu,’kata Allah.
Maka, berkatalah orang yang hendak menuntut balasan atas saudaranya itu,’wahai Tuhanku, hamba telah memaafkannya.hamba mengampuni kesalahannya’.
Kemudian Allah pun berfirman,’Peganglah tangan saudaramu itu dan masuklah kalian berdua ke surga.’

Semoga dari catatan ini dapat berguna bagi kita semua mari kita sama2 belajar menjadi pribadi pemaaf……..
Oke Brother………^_^
Baca Selengkapnya →Betapa Besarnya Makna Maaf........

I ask myself ?............

"SEMUA MEMILIKI KEMAMPUAN, NAMUN TAK SEMUA MEMILIKI KEMAUAN"
Tawakal setelah Ikhtiar,,, @copyright by :Sofia Chotib

setelah ku memmbaca beberapa patah kalimat d atas q jadi bertanya kepada diri ku sendiri ?.....

1. apakah diri ku ini mempunyai KEMAMPUAN tapi gak pernah ada KEMAUAN ?........
2. apakah diri ku ini mempunyai KEMAUAN tapi gak mempnyai KEMAMPUAN ?..........
3. apakah diri ku ini bertawakal tapi gak pernah berikhtiar ?..........
4. apakah diri ku ini berikhtiar tapi gak pernah bertawakal ?..........

sampaikapankah ku bisa menjawab semua pertanyaan ini......? ^_^
Baca Selengkapnya →I ask myself ?............

Sahabat, Jinakkan Amarahmu!

Adalah suatu yang tidak mungkin bahkan tidak sehat untuk membuang semua perasaan marah. Yang jelas saya belum pernah menemukan cara untuk melakukannya. Akan tetapi ada perasaan yang dapat menghiburmu ketika kamu belajar menjinakkan amarahmu. Menjinakkan marah memang bukan suatu hal yang mudah, apalagi untuk kita para remaja yang emosinya kurang stabil.

Biasanya para remaja akan sangat senang berada di pihak pemenang, kita pasti akan berusaha untuk mencari kelemahan orang-orang yang mencari masalah pada kita dan selama kita mampu maka kita akan meluapkan rasa benci kita kepadanya. Akan tetapi justru di sinilah Allah menilai, apakah layak kita disebut ksatria atau tidak. Seorang ksatria adalah orang yang mampu menahan marahnya, akan tetapi jika tindakan mereka berlebihan, ia hanya membalasnya setimpal dengan perlakuan orang tersebut. Orang yang seperti ini akan mendapat jaminan dari Allah berupa kecintaan yang mendalam.Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan pemeliharaan dari Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan Allah akan senantiasa memasukkannya dalam lingkungan hamba yang mendapatkan cinta-Nya, yaitu :

1. Seseorang yang selalu bersyukur manakala mendapat nikmat dari-Nya,
2. Seseorang yang mampu meluapkan amarahnya tetapi mampu memberi maaf atas kesalahan orang,
3. Seseorang yang apabila sedang marah, dia menghentikan marahnya.” (HR. Hakim).

Ketika kita menghadapi sesuatu hal yang memancing emosi, manusia dapat dibedakan menjadi tiga tipe.

1. Orang yang tidak merasa marah padahal penyebabnya ada.
2. Orang yang merasa marah tetapi mampu menahan amarahnya dan mau memaafkan.
3. Mereka yang merasa marah, mampu menahan marah, tapi tidak bisa memaafkannya.

Kita semua tahu karakter yang paling baik dari ketiga tipe tersebut adalah yang pertama. Orang-orang yang seperti inilah yang telah memiliki hilm, sifat sabar yang sangat besar. Sifat yang telah dimiliki Nabi yang telah dibuktikan dalam berbagai peristiwa.

Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku ceritakan kepadamu tentang sesuatu yang menyebabkan Allah memuliakan bangunan dan meninggikan derajatmu? Para sahabat menjawab, “tentu.” Rasul bersabda, “Kamu bersikap sabar (hilm) kepada orang yang membencimu, memaafkan orang yang berbuat zalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu, dan menghubungi orang yang telah memutuskan silaturrahim denganmu.” (HR. Thabrani).

Dalam ajaran Islam membalas itu tidak terlarang, akan tetapi memaafkan itu lebih baik.

Suatu hari ‘Aisyah RA yang tengah duduk santai bersama suaminya, Rasulullah SAW, dikagetkan oleh kedatangan seorang Yahudi yang minta izin masuk ke rumahnya dengan ucapan “assamu ’alaikum” (kecelakaan bagimu) sebagai ganti ucapan “assalamu ’alaikum kepada Rasulullah.

Tak lama kemudian datang lagi Yahudi yang lain dengan perbuatan yang sama. Ia masuk dan mengucapkan “assamu ’alaikum.” Jelas sekali bahwa mereka datang dengan sengaja untuk mengganggu ketenangan Rasulullah. Menyaksikan pola tingkah mereka, Aisyah gemas dan berteriak: Kalianlah yang celaka!

Rasulullah tidak menyukai reaksi keras istrinya. Beliau menegur, Hai ‘Aisyah, jangan kau ucapkan sesuatu yang keji. Seandainya Allah menampakkan gambaran yang keji secara nyata, niscaya dia akan berbentuk sesuatu yang paling buruk dan jahat. Berlemah lembut atas semua yang telah terjadi akan menghias dan memperindah perbuatan itu, dan atas segala sesuatu yang bakal terjadi akan menanamkan keindahannya. Kenapa engkau harus marah dan berang?”

“Ya Rasulullah, apakah engkau tidak mendengar apa yang mereka ucapkan secara keji sebagai pengganti dari ucapan salam?”

“Ya, aku telah mendengarnya. Aku pun telah menjawabnya “wa’alaikum” (juga atas kalian), dan itu sudah cukup.”

Rasulullah SAW memberikan pelajaran berharga pada istrinya dan begitu pula pada kita umatnya. Beliau telah menunjukkan suatu kepribadian yang matang dan dewasa dalam menghadapi berbagai keadaan, sehingga tidak mudah terpancing amarahnya.

Perkataan ‘Aisyah sebenarnya tidak salah dan masih dalam batas kewajaran. Ia tidak berlebihan hanya membalas secara setimpal apa yang mereka ucapkan. Akan tetapi Rasulullah belum berkenan terhadap ucapan istrinya. Rasulullah mengajarkan mengendalikan diri. Jika kita berniat membalasnya, maka balasan itu hendaknya setimpal, tidak boleh berlebihan. Pilihlah kata-kata yang tegas, lugas, tapi tetap sopan, walaupun dengan orang yang jelas-jelas memusuhi kita.

Rasulullah SAW sangat bisa membalas ucapan keji orang Yahudi. Apalagi saat itu Rasulullah bukan saja sebagai pemimpin, tapi sekaligus merupakan kepala negara yang berkuasa. Apa susahnya membalas orang yang menghinanya, sedang menjebloskan mereka ke tahanan saja itu merupakan haknya. Tapi Rasulullah sebagai manusia agung memilih untuk memberi balasan yang secukupnya.

Keperkasaan seseorang tidak bisa diukur dari kekuatan fisiknya. Orang yang jantan, bukan mereka yang ahli bertinju, bukan mereka yang di setiap pertandingan tak terkalahkan. Menurut determinasi Islam orang yang kuat adalah mereka yang di kala marah bisa menahan dirinya. Rasulullah bersabda, “Bukan dikatakan pemberani karena seseorang cepat meluapkan amarahnya. Seorang pemberani adalah mereka yang dapat menguasai diri (nafsu)-nya sewaktu marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sahabat, kita boleh marah tapi jangan sampai kita yang terbawa oleh perasaan marah. Berusahalah untuk bersabar dan saling memaafkan. Tetap yakin bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang sabar.
Baca Selengkapnya →Sahabat, Jinakkan Amarahmu!

Dosa - Dosa

Banyak orang menyangka bahwa dosa-dosa yang harus ditaubati hanyalah
dosa-dosa yang dzahiriyah, seperti meninggalkan shalat, meninggalkan puasa,
membunuh, berzina, dsb.

Sedikit yang menyadari bahwa segala niat yang jelek-pun telah diperhitungkan
oleh Allah Swt.

Allah Swt berkata:
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan jika kamu
melahirkan apa yang ada di dalam hatimu (anfusikum) atau kamu
menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu
tentang itu. (QS. 2:284)

Nabi Saw pun berkata:
“Apabila bertemu dua orang Islam dengan pedang keduanya, maka yang membunuh
dan terbunuh itu dalam neraka”. Lalu ditanyakan: “Wahai Rasulullah, ini yang
membunuh. Maka bagaimana dengan yang dibunuh?” Beliau menjawab: “Karena ia
bermaksud membunuh kawannya”. (HR Bukhari dan Muslim)
Dari hadits ini kita mendapatkan penjelasan bahwa seorang berdosa (masuk
neraka) karena membunuh orang lain. Seseorang pun berdosa pula karena ia
“berniat” (memiliki niat) membunuh, walaupun karena kepiawaian ia yang
terbunuh. Seorang yang memiliki niat membunuh telah diperhitungkan sebagai
membunuh!

Bila kita menyadari hal ini, wah… betapa banyak kesalahan dan dosa yang
kita lakukan.
Mungkin kita tidak pernah membunuh orang, tetapi kita sering memiliki niat
dan berpikir dan berniat membunuh orang.
Mungkin kita tidak pernah mencuri, tetapi kita sering memiliki niat dan
berpikir mencuri harta orang lain.
Mungkin kita tidak pernah berzina, tetapi kita sering berpikir dan memiliki
niat berzinah dengan orang lain.

Sahabat-sahabat.
Yang membuat hati kita tertutup, bukan hanya karena dosa-dosa yang
dzahiriah. Namun juga disebabkan oleh kesalahan-kesalahan dalam tingkat niat
dan pikiran. Yang kita harus taubati bukan hanya dosa-dosa yang dzahiriah,
namun juga segala kesalahan ini.

Dan sekiranya seseorang cerdas, maka ia akan melihat bahwa amal-amal yang
dilakukannya tidak akan pernah melebihi bahkan sekedar menyamai kesalahan
yang dilakukannya. Dalam keadaan seperti ini maka seseorang dapat kembali
suci bersih hanya dengan belas kasih dan pertolongan (rahmat) Allah Swt.

Karenanya Dia berkata:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah
syaitan.Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka
sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang
mungkar.Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu
sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih selama-lamanya… (QS.24:21)

Semoga bermanfaat
Baca Selengkapnya →Dosa - Dosa

Berkurang 1 Thn Usia ku

Tak terasa, hari ini adalah hari dimana usiaku berkurang lagi satu tahun di dunia ini. Entah, setelah detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, atau tahun ini aku masih bisa bernafas atau tidak? waAllahuallam bishawab..

Di hari ini tak ada kue tak ada lilin. Yah, udah kegedean juga sih.. udah 22 tahun, udah menghadapi KP he,,he,, sungguh perjalanan usia yang terasa begitu cepat. Rasanya baru kemarin masih berseragam putih abu..Tapi walau begitu, saat ini ada sejumput doa yang kupanjatkan. Aku ingin jadi seorang muslim, seorang muslim yang baik. Begitu banyak kisah yang telah kulewati, pasang surutnya hidup,Ujian dan cobaan silih berganti. Tapi Dia-lah yang selalu menjadikan aku dapat berdiri dan mengahadapi semuanya,, Dialah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim...

Ya Rabb! Kenalkan aku dengan diriku,, agar aku dapat mengenali-Mu...!
Baca Selengkapnya →Berkurang 1 Thn Usia ku

Tertuju: ibu yg slalu setia mengalirkan airmatanya untukku...

Saat subuh sedang menyembul malu-malu,kau kecup keningku dgn doa..
Hingga tetes embun dari lingkaran matamu menyentuh pipiku..

Subuh itu aku akan pergi,dgn mata sembab dan bibir terdiam tanpa kata.karena satu kata saja,akan mewakili ribuan tetes bening airmatamu...

Ibu,izinkan aku minum dari air telapak kakimu,makan dari air liurmu,mandi dengan darahmu,tersayat dari pengorbananmu...
Tolong ajarkanku slalu tentang kesabaran itu bu..
Karena aku sulit menemukannya..
Tularkan aku slalu tentang keikhlasanmu bu, karena terkadang hatiku slalu beku...

Tempat ini,selalu bertingkah seperti rautmu,byk mengajarkan sesuatu tentang hidup.
Kesendirian dan kesunyian ini sangat menekanku kemanapun aku pergi..
Slalu kutatap keatas saat jatuh, sperti yang kau ajarkan, berharap sekonyong-konyong tanganmu terulur padaku...Namun smuanya,waktu,udara,takdir,sepi,memaksaku bangkit sendiri,tanpa tanganmu...
Walau peluh dan airmata kadang menenggelamkanku kembali, seperti ombak besar menelan karang kecil, tidak ada artinya...
Tapi aku tahu,kau tahu,bahwa aku bisa bangkit lagi dengan dewasa...

Ibuku tersayang,memori tentangmu bernyanyi-nyanyi dikepalaku..
Kau membawaku kemana saja,disaat kutertidur pulas tak mengerti di rahimmu...
9bulan lebih,dibawa tidur,makan,belanja,mandi,hingga aku ikut merasa bahagia dan sedihmu..

Malam 15 april 1988 itu pasti ibu tidak nyaman,berjuang dalam palung kesakitan terdalam, mengalahkan smua sakit dan perih utk menang sebagai wanita sempurna..

Ibu,tak banyak kutahu tentang sakitmu itu,aku tak mengerti rasanya bu..
Karena memang aku tak pernah bisa menyelami dan menghapus segala airmata yang tertumpah dari sejak aku lahir hingga sekarang...
Aku tak bisa menyekanya satu persatu untuk kutelan dan cicipi rasanya seperti apa..
Ibu,maaf...

Aku selalu membuatmu menangis dan khawatir...
Sesungguhnya aku sangat mencintaimu, dari selenting kuku hingga rusuk belakangmu,dari ujung rambut hingga kutikula kakimu...
Maka kuatkan hatimu bu,jangan bersedih...
Aku tak ingin lagi mendengar ayah berkata" nah,kenapa tu perempuan terbaikku sedang bersedih ?......
15 April 2009 24:00 PM
Baca Selengkapnya →Tertuju: ibu yg slalu setia mengalirkan airmatanya untukku...
@Copyright by: Memories In My Life Yudi Gp