Kamis, 29 Januari 2009

Selamatkan Palestina

Issue ini sedang hangat-hangatnya di berbagai media, bahkan diseluruh dunia mengusung issue ini. Dimana mereka mengecam dengan keras atas tindakan brutal yang dilakukan oleh israel. Tidak ketinggalan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
Tadi malam ana sempat menonton acara di sebuah stasiun swasta yang mengangkat topik mengenai issue ini. Anggota diskusi tersebut ada 4 orang yang diundang, antara lain Presiden PKS, Ketua DPP HTI, Pengamat Timur Tengah, dan Dosen salah satu universitas.

Inti dari diskusi yang dilakukan malam tadi ada beberapa poin penting yang saya catat :
* Harus dilakukan upaya untuk segera menghentikan terlebih dahulu penyerangan (baca : pembantaian) yang dilakukan oleh israel (ana tidak menyebutnya negara, karena dia hanya menumpang di berbagai negara)
* Ketua DPP HTI menyebutkan bahwa tidak ada langkah diplomatis yang bisa menghentikan israel, karena dari sejarah mulai tahun 1948, 1967, diadakan gencatan senjata namun israel memblokade semua jalur untuk palestina berhubungan dengan dunia luar.
* Hal ini tidak fair menurut Presiden PKS, memang masih ada harapan untuk dilakukan perdamaian, akan tetapi perdamaian yang seperti apa, jika perdamaian yang dimaksud adalah dengan membiarkan otoritas israel untuk mengatur segala aktivitas palestina (pasokan listrik dimatikan, bala bantuan ditahan, bahkan warga yang dalam keadaan darurat seperti mau melahirkan pun harus kehilangan anak kembarnya karena ditahan di perbatasan ) ini sangat tidak manusiawi (yang ini menurut saya)
* Kembali presiden PKS mengatakan, yang harus dilakukan adalah solusi konkrit, dari pihak Indonesia dalam hal ini Presiden RI untuk melakukan diplomasi ke negara-negara Timur Tengah, Uni Eropa, Amerika, dan PBB sendiri untuk segera menghentikan kebrutalan israel.
* Kita lihat beragam aksi demonstrasi dan kecaman dari berbagai negara ditujukan terhadap israel, tapi hanya sekedar kecaman, dan tidak ada tindakan nyata yang dilakukan. (ini pengamatan ana
* Ketua DPP HTI mengatakan, perdamaian tidak akan pernah tercipta karena, pertama Hak veto yang dimiliki oleh amerika dalam PBB tidak memberikan kesempatan kepada dunia untuk menghentikan Israel karena menurut mereke Israel hanya membela diri ( menurut ana lagi nih : ni orang kayaknya trauma karena udah dilempari sepatu, jadi pikirannya udah ga sehat lagi...)
* Akar persoalan adalah karena adanya israel di situ, israel harus dimusnahkan.(LAKNAT ALLAH untuk mereka)
* Presiden PKS dengan bijak membantah bahwa ini bukan mengATASNAMAKAN agama, tetapi masalah Human Rights (Hak Asasi Manusia), namun didalam ISLAM itu hanya mengenal 2 masjid yaitu MASJIDIL HARAM dan MASJIDIL AQSA, dimana sekarang MASJIDIL AQSA itu berada di Palestina dan diblokade oleh orang-orang Israel.
* Jadi menurut Beliau, kembalikan ke tahun 1967 dimana diadakan gencatan senjata, dan ini hanya bisa dilakukan dengan MENDESAK PBB untuk segera menghentikan agresi israel. Perang harus dihentikan dahulu, baru bisa diadakan perundingan, tentunya yang ADIL, tidak seperti sebelumnya dimana israel melanggar perjanjian gencatan senjata yang salah satu isinya israel harus membuka semua blokade yang ada. Alih-alih dibuka, malah tambah diperketat. Nah..inilah yang tidak fair, TIDAK ADIL menurut Presiden PKS.
* Ketua DPP HTI tetap menganjurkan pengiriman tentara dari berbagai negara untuk menghentikan agresi israel, karena israel tidak akan mengerti bahasa diplomasi, hanya bahasa senjata.
* Iran sendiri menyatakan kesiapannya untuk membantu Palestina dengan mengirimkan pasukannya.



Itu beberapa point penting yang dapat ana tangkap dari diskusi yang sempat cukup tegang karena merembet kemana-mana pembahasannya.

Dan untuk teman-teman, walaupun tidak bisa berada disana, ada yang bisa teman-teman lakukan. Berdoa untuk saudara" kita di Palestina dan BOIKOT PRODUK-PRODUK YAHUDI DAN ISRAEL. Hentikan pemakaiannya.

0 komentar:

Posting Komentar

coment untuk

@Copyright by: Memories In My Life Yudi Gp